Mengenal Tentang Business Development

Kamu pasti pernah mendengar istilah Business Development (BD). Istilah ini terdengar familiar, tapi apakah kamu benar-benar tahu apa itu Business Development? Yuk, kita simak artikel berikut ini.

Apa itu Business Development?

BD dikenal sebagian besar orang sebagai salah satu bagian dari pemasaran, sebagian lagi mengenalnya sebagai pengembangan produk, dan sisanya mengenalnya sebagai tim yang merencanakan strategi perusahaan.

Business Development adalah penciptaan nilai jangka panjang, yang dimaksud disini adalah pendapatan dan pencitraan perusahaan juga termasuk kesetiaan pelanggan, prestise atau apapun yang menjadi tujuan dari sebuah perusahaan.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi HRIS hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Rencana strategis adalah kunci utama posisi ini terus berjalan. Dalam menjalankan perannya, BD akan mengadakan training, workshop, dan review bisnis. Dalam kerjanya, ada beberapa faktor yang berpengaruh pada kerja BD, berikut ini ulasannya.

Pelanggan

Dengan pelanggan, business development mencari berbagai peluang untuk mencari yang baru dan menyaring nilai-nilai produk yang dicari oleh pelanggan yang sudah ada.

Pelanggan bisa didefinisikan dengan sangat luas sesuai dengan industri perusahaan. Namun, pelanggan disisni adalah orang yang membeli produk kamu, membayar tagihan, dan membiayai pengembangan bisnis kamu. Tanpa pelanggan, tidak ada bisnis apapun untuk dikembangkan.

Biasanya, seorang pelanggan akan mencari nilai-nilai dari sebuah produk, hal ini dapat dikembangkan oleh BD. Nilai-nilai yang dicari pelanggan bertujuan untuk menambah fitur produk.

Mungkin seorang pelanggan terpaksa membeli sebuah produk karena tidak tahu produk lainnya yang bisa memenuhi. Bisa jadi seorang pelanggan tahu sebuah produk yang mereka butuhkan tapi tidak tahu dimana membelinya. Mungkin seorang pelanggan lainnya menggunakan produk kamu untuk sesuatu yang sama sekali bukan fungsi sesungguhnya dari produk kamu.

Pasar

Di poin kedua adalah pasar. Seorang business development bertugas mencari tahu dimana bisa menemukan pasar baru, baik secara geografis maupun cara belanja pelanggan, serta menemukan jalan bagaimana meraih pasar itu.

Hal ini karena pelanggan kamu pasti berlokasi disuatu tempat. Dimana dia hidup, disitulah preferensinya akan terbentuk. Selain faktor lokasi atau geografis, ada beberapa faktor lain seperti demografi (umur, suku ras, agama, gender, ukuran keluarga, etnik, pendapatan dan pendidikan), gaya hidup dan pola pikir seseorang untuk membeli sesuatu.

Contohnya adalah perusahaan make-up, bagaimana perusahaan tersebut memasuki pasar yang berisi wanita-wanita, yang berangkat kerja tanpa berdandan (maksudnya, wanita ini selalu menggunakan pakaian keselamatan kerja lengkap dengan helm dan kacamata).

Lalu bagaimana perusahaan ini bisa masuk? Mungkin dengan cara menawarkan dan menjual fitur proteksi yang ada dalam kandungan make-up atau cara lainnya. Harus ada penyesuaian dari perusahaan terhadap kebutuhan konsumen, dan itu dikelola oleh BD

Relasi

Sedangkan untuk poin relasi, business development membangun sebuah kepercayaan dan integritas perusahaan terhadap setiap produk atau layanannya melalui konsep produk, tanggung jawab sosial perusahaan dan program strategis lainnya. Relasi dengan pelanggan, partner, tenaga kerja, dan investor harus dibangun dengan benar. Semua ini demi keberlangsungan perusahaan dan segenap produknya.

Apa yang dilakukan oleh seorang Business Development?

Tahukah kamu apa saja yang dilakukan oleh seorang business development? Berikut ini beberapa tugas yang dilakukan pekerjaan ini secara teknis dan non-teknis, meliputi:

Melihat Perkembangan Pasar

Seorang BD harus mampu melihat perkembangan pangsa pasar dan kompetisi yang ada. Dari sini ia dapat mendefinisikan apa yang tengah menjadi perhatian di konsumen, hingga peluang apa saja yang dapat digarap dengan kekuatan yang dimiliki oleh organisasi di mana ia berada.

Mengetahui Target Konsumen

Selanjutnya adalah mengetahui konsumen. BD harus mampu mendefinisikan dengan jelas siapa target konsumen yang disasar. Sehingga perlu mengetahui juga bagaimana pola produktivitas atau konsumsi dari target pasar. Hal ini untuk menghadirkan solusi yang dijual pada momentum yang tepat.

Memiliki Kemampuan Komunikasi

Memiliki kecakapan dalam mempresentasikan, menjual, dan membuat kesepakatan secara efisien. Kemampuan komunikasi dan memahami sebuah permasalahan membuat kegiatan interaksi dengan konsumen dapat menjadi lebih natural.

Mampu Memilih Rekan Kerja

Sebagaimana penjelasan dalam bagian faktor yang mempengaruhi kerja BD, yaitu relasi. Untuk itu, BD harus lihai dalam menentukan rekanan untuk menunjang kesuksesan bisnis.

Menerima Masukan

Dalam sebuah kerja dan perusahaan, akan selalu ada hal yang mungkin kurang dan dievaluasi. Maka, BD harus bisa mendengar masukan dengan baik untuk membawakan peningkatan strategi yang konsisten.

Alasan Kamu Perlu Mempertimbangkan Karir Business Development

Dengan semakin banyak munculnya perusahaan startup di Indonesia, peluang berkarir sebagai business development juga semakin meningkat. Hal ini terjadi karena peran pekerjaan ini sangat dibutuhkan di setiap perusahaan.

Jika kamu mulai mempertimbangkan karir ini, jangan lewatkan alasan berikut yang dapat semakin meyakinkanmu!

Kamu akan mendapat banyak pengetahuan di bidang teknis

Hal pertama yang bisa menjadi alasan kamu memilih karir sebagai business development adalah pengetahuan bidang teknis yang akan sangat berguna untuk masa depanmu. Banyak hal teknis yang akan kamu pelajari saat menjadi anggota BD dan kamu harus mempelajarinya dengan cepat.

Seperti ketika kamu harus membuat proposal, kamu diharapkan dapat menguasainya dengan cepat. Belum lagi dalam kamu proses belajar membuat proposal, kamu diharuskan juga untuk mengerti tentang inovasi baru, teknologi terbaru, dan juga pendekatan praktik terbaik untuk isu-isu spesifik. Kamu juga memiliki kesempatan belajar dan berdiskusi dengan profesional lainnya untuk dapat menghasilkan proposal yang menarik.

Keuntungan lainnya adalah kamu dapat menampung semua pengetahuan yang kamu dapatkan dan dapat kamu terapkan jika suatu hari kamu ingin menjalankan proyekmu sendiri. Jika kamu mempelajari banyak hal, kamu bisa memilih untuk mendalami salah satunya nanti. Orang yang memiliki pekerjaan ini mengakui bahwa mendapat pengalaman praktik dan teknis lebih baik dari pada yang mengikuti entry level training program.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi JojoTimes hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Mendapatkan skill berharga yang dapat menunjang karirmu ke depan

Alasan selanjutnya yang membuat kamu harus mempertimbangkan karir business development adalah kamu akan mendapatkan banyak skill berharga untuk karirmu kedepannya.

Pengalaman kerja memang penting untuk kamu tulis di CV, tapi sebenarnya skill yang kamu dapatkan lebih penting lagi untuk menunjang karirmu. Rasanya percuma jika kamu menulis pengalaman kerja tanpa bisa menunjukkan skill yang kamu punya. Perusahaan sangat menghargai peran pekerjaan ini karena perannya sangat penting bagi kelangsungan perusahaan.

Dengan memiliki pengalaman sebagai business development, kamu kemungkinan akan diperhitungkan meskipun kamu memilih jenis pekerjaan yang berbeda. Seorang BD memiliki kemampuan menulis secara singkat dan persuasif, mampu menyusun anggaran yang realistis, mengembangkan partnership dan mampu bekerja dengan tim yang beragam.

Peluang besar

Sepertinya belum banyak orang yang berpikir untuk berkarier sebagai seorang business development, jadi tentu saja peluangnya masih cukup besar di bidang yang satu ini.

Masih banyak orang yang menginginkan sebuat karir yang lebih terfokus, seperti management trainee atau program officer, dan lain-lain. Jika kamu belum mendapatkan kesempatan kerja di posisi yang sebelumnya kamu inginkan, tidak ada salahnya untuk mencoba business development. Karena, saat ini banyak juga perusahaan start up yang membutuhkan banyak tenaga pekerjaan ini.

Hal ini disebabkan oleh banyak perusahaan yang bersaing untuk menguasai pasar. Sebelum salah satu dapat menguasai pasar, maka persaingan akan terus berlangsung. Business development akan selalu dibutuhkan agar perusahaan dapat mengembangkan bisnisnya dan tidak tertinggal oleh perusahaan pesaing.

Gaji Menjanjikan

Tidak sedikit perusahaan yang menjanjikan bukan hanya gaji pokok tapi juga insentif bagi pekerjaan ini ketika kamu dapat memenuhi target perusahaan. Business development adalah salah satu yang perannya dapat terukur secara langsung oleh perusahaan.

Kinerja business development mudah terukur dengan mengetahui naik atau turunnya pendapatan perusahaan. Karena, memiliki pengaruh secara langsung terhadap perusahaan maka peran pekerjaan ini menjadi penting dan menjadikannya pekerjaan dengan gaji yang menjanjikan.

Keuntungan lainnya yaitu jika pendapatan perusahaan menurun atau kamu tidak dapat memenuhi target dari perusahaan, kamu tetap akan mendapatkan gaji pokokmu.

Jadi, meskipun kamu mendapatkan lebih ketika perusahaan mendapat lebih, tapi kamu tidak mendapatkan kurang jika perusahaan mendapatkan kurang. Tentu saja kamu akan lebih termotivasi untuk dapat mendapatkan lebih bukan?

Bekerja dekat dengan pimpinan dan senior ahli

Alasan kelima untuk mempertimbangkan karir business development adalah karena kamu dapat bekerja dekat dengan pimpinan perusahaan dan ahli senior. Selain dapat belajar dan menambah pengetahuan, kamu juga memiliki kesempatan untuk dapat menonjolkan keberadaan kamu di perusahaan.

Kamu bisa menunjukkan potensi dirimu dan membuat bagian HRD melihat kamu dan mempertimbangkan kamu agar dapat mengembangkan karir kamu lebih lagi.

Dengan bekerja seperti ini, kamu dapat memperluas jaringan profesionalmu. Jaringan yang lebih luas akan membantu kamu lebih mudah mengembangkan karir baik di dalam ataupun di luar perusahaan. Karena, tidak jarang ada atasan yang mau merekomendasikan mantan karyawannya untuk perusahaan lain yang membutuhkan.

Membuka peluang berbagai karir di masa depan

Memilih business development menjadi karir awalmu bukan berarti kamu harus terus menjalani pekerjaan yang sama. BD juga bisa menjadi peluang untuk memiliki banyak karier lainnya. Tidak jarang perusahaan memindahkan karyawan dari business development, untuk bergabung dalam tim project start up baru perusahaan.

Karyawan dari yang sebelumnya sudah berpengalaman di bidang ini dianggap sebagai salah satu yang paling mengerti tentang program tersebut. Kamu juga tentunya bisa percaya diri untuk mencoba karir lainnya dengan banyaknya skill yang kamu dapatkan selama bekerja sebagai business development. Jika sudah cukup berani, kamu juga bisa membangun bisnismu sendiri dan mempraktikkan berbagai hal yang sebelumnya telah kamu pelajari.

Dan perlu diingat untuk masalah pengelolaan keuangan perusahaan, haruslah dikelola secara baik dan benar. Karena keuangan perusahaan yang baik akan berpengaruh terhadap keberlangsungan dan perkembangan perusahaan.

Dengan JojoExpense pengelolaan keuangan yang baik dan benar akan menjadikan usaha kamu bisa terus berkembang. JojoExpense membantu kamu mengelola pengeluaran perusahaan dengan lebih efisien dan hemat waktu. Kumpulkan data secara otomatis, tingkatkan produktivitas dan cegah penipuan keuangan serta pegang kendali penuh anggaran perusahaan dengan mudah dan kapanpun dimanapun dengan JojoExpense. Lebih cepat, mudah, tanpa perlu repot