Manufaktur ; Pengertian, Sejarah dan Perkembangannya

Bagi dunia bisnis tentunya istilah Manufaktur sudah tidak asing lagi. Bahkan istilah ini juga mulai dikenal oleh para kaum akademisi sehingga mengerti benar mengenai makna dari istilah ini. Sebenarnya istilah ini mengacu pada suatu perusahaan yang memiliki aktivitas produksi. Dengan kata lain istilah ini sering diberikan pada suatu perusahaan yang di dalamnya terdapat kegiatan mengolah berbagai bahan mentah atau berbagai bahan baku hingga menjadi barang jadi.

Barang jadi ini umumnya telah siap untuk dikonsumsi atau digunakan oleh para konsumen. Aktivitas pengolahan bahan mentah atau bahan baku hingga menjadi barang jadi inilah yang disebut dengan istilah produksi. Dalam menjalankan proses atau usaha produksi ini tentu setiap perusahaan memiliki acuan dan standar dasar yang akan digunakan oleh para karyawan dalam bekerja. Standar yang dijadikan sebagai acuan bagi karyawan untuk bekerja ini biasanya disebut dengan istilah Standar Operasional Prosedur atau biasa disingkat SOP.

Apa itu Perusahaan Manufaktur ?

Manufaktur merupakan salah satu cabang industri yang mengoperasikan peralatan, mesin dan tenaga kerja pada media pengolahan untuk mengolah bahan baku, suku cadang dan komponen lainnya untuk diproduksi menjadi produk jadi dengan nilai jual.

Kegiatan manufaktur biasanya menggunakan mesin, robot, komputer, dan tenaga kerja untuk menghasilkan barang atau jasa dan berkumpul untuk menghasilkan produk. Manufaktur mengacu pada produksi massal barang yang mengubah bahan mentah dan suku cadang

Istilah ini dapat digunakan untuk kegiatan manusia mulai dari kerajinan tangan hingga produksi berteknologi tinggi, namun istilah ini lebih umum digunakan dalam dunia industri, dimana bahan baku diubah menjadi produk jadi dalam skala besar.

Manufaktur ada di semua bidang sistem ekonomi. Dalam ekonomi pasar bebas, manufaktur biasanya berarti produksi massal, yang kemudian dijual kepada pelanggan untuk mendapatkan keuntungan. Beberapa industri, seperti semikonduktor dan baja, lebih sering menggunakan istilah “manufaktur”. Manufaktur sangat erat kaitannya dengan engineering.

Sejarah Manufaktur

Awalnya, pabrik biasanya hanya terdiri dari pengrajin terampil dan beberapa asisten. Asisten akan belajar sambil bekerja. Di era pra-industri, sistem serikat pekerja melindungi keterampilan para ahli ini.
Sebelum Revolusi Industri, sebagian besar industri manufaktur berada di daerah pedesaan, di mana barang-barang rumah tangga berada dan produk pertanian diolah.

Industri manufaktur

Industri Manufaktur adalah proses yang termasuk dalam cabang industri. Cabang ini menggunakan banyak peralatan modern (seperti mesin industri). Prosesnya menggunakan banyak peralatan modern (seperti mesin industri). Rencana manajemen yang teratur dan terarah digunakan untuk mengubah bahan mentah menjadi sistem.

Produk jadi dan layak dijual. Resin tahan kerataan di industri manufaktur memerlukan proses untuk produksi dan integrasi berbagai komponen yang digunakan. Perusahaan manufaktur merupakan pilar utama perkembangan industri suatu negara.

Perkembangan industri manufaktur suatu negara juga dapat digunakan untuk melihat perkembangan industri nasional negara tersebut. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari kualitas produk yang dihasilkan atau kinerja seluruh industri.

Sejak krisis ekonomi dunia yang terjadi pada tahun 1998 dan menghancurkan seluruh aspek perekonomian nasional, perkembangan industri nasional Indonesia belum menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Padahal, masyarakat lebih sering melihat penurunan perkembangan industri nasional, khususnya manufaktur, daripada kurva pertumbuhannya.

Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur adalah badan usaha. Perbedaan antara manufaktur dan manufaktur lainnya adalah bahwa ia menggunakan mesin, perkakas, dan tenaga kerja tertentu. Dalam perjalanan kerjanya, ciri khas perusahaan adalah mengubah bahan baku menjadi produk jadi dengan nilai jual lebih besar.

Proses dan tahapan yang dilakukan dalam kegiatan suatu perusahaan manufaktur dilakukan sesuai dengan prosedur operasi standar atau biasa disebut dengan SOP yang telah ditetapkan. Bagian dari perusahaan manufaktur Indonesia biasanya disebut pabrik. Pabrik merupakan tempat proses pembuatannya.

Pengertian manufaktur berbasis teknologi mengacu pada kegiatan pengolahan bahan baku dengan mengubah bentuk, karakteristik dan tampilan bahan baku melalui proses kimiawi dan fisik. Selain itu, pembuatannya sendiri mencakup merakit berbagai bahan menjadi produk.

Ini berbeda dengan konsep manufaktur berdasarkan sudut pandang ekonomi. Manufaktur adalah kegiatan mengubah bahan mentah menjadi produk dengan bentuk dan nilai jual. Menurut interpretasi CIRP tentang manufaktur pada tahun 1983, ia menjelaskan bahwa manufaktur adalah tahap pembuatan produk, meliputi desain produk, pemilihan proyek, perencanaan, pembuatan, kualitas, dll.

Contoh Perusahaan Manufaktur

Ada banyak contoh perusahaan manufaktur di dunia. Indonesia juga memiliki banyak perusahaan manufaktur yang bergerak di berbagai industri. Berikut ini adalah contoh perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia, diantaranya:

1. Tekstil dan Pakaian

Tekstil dan pakaian merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia. Modus operasi industri tekstil adalah mengolah kapas menjadi benang terlebih dahulu, kemudian mengolah benang menjadi kain, kemudian mengolah kain tersebut menjadi pakaian, seperti pakaian, celana, dll. Industri tekstil dan pakaian membutuhkan banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang Indonesia yang bekerja di perusahaan tekstil dan pakaian jadi. Contoh industri tekstil dan pakaian Indonesia adalah PT Sri Rejeki Isman

2. Mobil

Automobile juga merupakan perusahaan manufaktur industri di Indonesia. Industri menggunakan teknologi canggih untuk menjalankan proses produksinya. Indonesia memiliki banyak produk yang dihasilkan oleh industri otomotif, antara lain sepeda motor dan mobil. Grup Astra (Grup Astra) adalah contoh industri otomotif Indonesia dan dunia yang terkenal

3. Elektronik

Produk elektronik memiliki beberapa kesamaan dengan industri otomotif, pada industri tersebut perusahaan manufaktur dalam industri elektronika menggunakan teknologi tinggi dalam pembuatan barang. Produk-produk industri elektronika sangat besar dan banyak dijumpai serta digunakan oleh masyarakat, seperti televisi, komputer, laptop, handphone, lemari es, AC, kipas angin, distributor, kompor listrik, dll. Maspion Electronics adalah salah satu contoh perusahaan elektronik besar di Indonesia yang didirikan di Surabaya

4. Makanan dan minuman

Banyak makanan dan minuman digunakan sebagai bahan utama dalam perusahaan manufaktur. Industri makanan dan minuman beroperasi dengan mengolah bahan mentah menjadi makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi oleh konsumen. Ada banyak produk dalam industri makanan dan minuman, seperti makanan ringan, makanan dalam kemasan, minuman dalam kemasan, dll. Salah satu contoh perusahaan katering dan produk konsumen besar dari Indonesia adalah Mayora Group

5. Kerajinan

Industri kerajinan tangan merupakan industri yang banyak digunakan oleh perusahaan manufaktur di Indonesia. Hasil kerajinan Indonesia banyak yang dikirim ke luar negeri. Produk dari industri kerajinan banyak sekali jenisnya, seperti keramik, kain tenun, ukiran kayu atau batu, dll.

Perkembangan Manufaktur

Mungkin perkembangan dan bahkan sejarah dari manufaktur tidak banyak diketahui orang awam. Sebenarnya sebelum ada perusahaan atau pabrik atau industri rupanya perusahaan atau manufaktur hanyalah terdiri dari tukang saja dan beberapa pembantunya. Para tukang dengan dibantu oleh para pembantunya tersebut kemudian menghasilkan sesuatu. Mereka menghasilkan suatu produk dengan menggunakan keterampilan dan tenaganya tersebut. Di masa itu masih belum ada industri atau pabrik besar yang menghasilkan produk dalam jumlah partai atau dalam jumlah banyak.

Hal ini terjadi sebelum masa revolusi industri sehingga perusahaan pembuat produk barang biasnaya terdapat di daerah pedesaan saja. Jadi di masa ini umumnya produk yang dibuat bergerak di bidang pertanian saja. Lalu terjadilah revolusi industri yaitu masa saat berbagai macam industri atau pabrik bermunculan dan semakin merebak. Revolusi industri sendiri sebenarnya terjadi karena adanya pabrik atau industri persenjataan atau alat senjata yang kemudian menjadi tonggak berdirinya dan tonggak munculnya pabrik dan industri lainnya.

Di masa setelah terjadinya revolusi industri rupanya pabrik-pabrik semakin berkembang pesat. Perusahaan atau pabrik semakin besar dan jumlah pegawai yang dipekerjakan juga semakin banyak. Industri manufaktur semakin berkembang sehingga terjadilah proses modernisasi. Bahkan proses modernisasi ini tidak terjadi pada aspek produksi saja tetapi juga meluas ke berbagai sektor lainnya seperti misalnya sektor perdagangan dan gaya hidup konsumen.

Karakter Manufaktur

Umumnya perusahaan manufaktur memiliki beberapa karakter utama yang dapat diperhatikan. Beberapa dari karakter tersebut antara lain yaitu sebagai berikut:

Mengelola bahan mentah menjadi barang jadi

Karakter atau ciri utama dari manufaktur adalah adanya proses pengolahan bahan mentah atau bahan baku menjadi suatu produk yang bisa dikonsumsi oleh konsumen. Proses pengolahan atau proses produksi inilah yang membedakannya dengan perusahaan lain. Nantinya produk yang telah jadi akan disalurkan dan dijual ke pasar atau kepada para konsumen.

Proses produksi tidak melibatkan konsumen.

Dalam aktivitas produksi yang dilakukan di perusahaan ini tentunya tidak melibatkan peran serta dari para konsumen. Artinya disini adalah para konsumen hanya dapat melakukan tindakan menggunakan atau menikmati produk yang telah dihasilkan oleh perusahaan. Para konsumen ini tentunya tidak ikut serta dalam kegiatan proses produksi atau proses pembuatan produk.

Hasil produksi dapat dipakai atau digunakan.

Perusahaan manufaktur sudah tentu menciptakan atau membuat atau memproduksi barang yang dapat dilihat secara fisik. Tidak hanya itu saja tetapi produk yang dihasilkannya juga dapat dipegang atau dirasakan. Lebih jauh lagi produk yang dihasilkannya ini dapat digunakan atau dipakai oleh para konsumen. Tentu saja dalam hal ini produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut bisa berguna bagi konsumen.

Adanya ciri ketergantungan dari konsumen terhadap produk.

Umumnya bila konsumen merasa senang dan puas terhadap suatu produk maka konsumen tersebut akan mencari produk yang sama lagi. Hal ini telah mnejadi bukti bahwa konsumen mulai tergantung pada produk yang sama. Oleh karena itu perusahaan harus tetap menjaga mutu dan kualitas produk yang telah dihasilkan.

Sistem Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur harus mengadopsi proses pengerjaan proyek untuk meningkatkan efisiensi. Sistem yang baik di sebuah perusahaan manufaktur adalah penerapan sistem lean manufacturing. Penerapan sistem akan meningkatkan produktivitas pekerja, meningkatkan efisiensi, dan bekerja dengan baik dalam operasional perusahaan. Berikut ini adalah aplikasi sistem produksi lean:

  1. Menerapkan sistem tarik. Sistem penarikan hanya menarik material saat dibutuhkan. Ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas perusahaan.
  2. Fokus pada peningkatan kualitas. Setiap perusahaan pasti memperhatikan dan menjaga kualitas. Dengan menjaga kualitas, produk akan memiliki kualitas terbaik yang tersedia bagi pelanggan.
  3. Perencanaan dan pelaksanaan. Dalam setiap bisnis, perencanaan merupakan bagian penting dari bisnis dan pengembangan produk. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mengurangi terjadinya pemborosan atau kegagalan produksi.
  4. Perbaikan Terus Menerus. Setiap bisnis harus melakukan perbaikan terus menerus, bukan hanya perusahaan manufaktur. Tujuannya adalah meningkatkan produk setiap saat untuk memuaskan pelanggan.
  5. Kapasitas pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan merupakan salah satu isi penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Membuat keputusan yang benar dan tepat akan menjadi cara yang efektif untuk memproduksi barang.

Fungsi Manufaktur

Manufaktur juga memiliki berbagai macam fungsi yang cukup esensial. Adapun fungsi manufaktur ini pada dasarnya yaitu untuk hal-hal berikut ini.

Fungsi Produksi

Dalam hal ini perusahaan berfungsi untuk membuat bahan mentah atau bahan baku menjadi barang jadi. Barang jadi ini kemudian dapat dijual kepada para konsumen sehingga bisa digunakan oleh konsumen. Tentunya ada banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah perusahaan dalam memproduksi barang terlebih lagi jika produk yang dihasilkan berkualitas baik.

Fungsi Pemasaran

Sebuah perusahaan tentu menciptakan atau menghasilkan suatu produk untuk kemudian dijual pada konsumen. Kegiatan memasarkan memang identik dengan proses penyaluran produk dari produsen hingga ke konsumen. Tentunya kegiatan pemasaran produk dengan target konsumen ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Keuntungan bisa diperoleh dari hasil penjualan produk di pasar.

manufaktur

Fungsi Administrasi dan Umum

Pada sebuah perusahaan manufaktur pada dasarnya terdapat beberapa aturan dan kebijakan yang diberlakukan pada para tenaga kerja. Pengarahan ini dilakukan agar pekerja dapat melakukan kegiatan operasional dengan baik sehingga bisa memberikan hasil produk yang bermutu dan berkualitas tinggi. Di dalam perusahaan ini juga sudah tentu terdapat biaya pengeluaran yang semuanya ini berhubungan dengan seluruh kegiatan administrasi.

Fungsi Keuangan

Setiap perusahaan perlu mengeluarkan biaya untuk bisa menjalankan proses produksi. Ada banyak macam biaya yang akan dikeluarkan oleh perusahaan. Mulai dari biaya pembelian bahan mentah dan bahan baku hingga biaya pegawai. Tidak hanya itu saja tetapi perusahaan juga menjalankan fungsinya sebagai penghasil upah bagi para pegawainya.

Kesimpulan

Perusahaan manufaktur identik dengan pabrik besar.Pabrik besar mengolah bahan baku menjadi barang yang dapat dijual dan memiliki sistem operasi yang kompleks, hal ini juga membutuhkan modal yang tidak sedikit, dan biasanya terdapat banyak stakeholder dalam perusahaan.

Pembukuan dalam sebuah perusahaan manufaktur sangat penting karena berkaitan dengan laporan keuangan berbagai departemen yang ada di perusahaan tersebut. Jika Anda menggunakan proses akuntansi manual untuk menangani akuntansi manufaktur terkenal, ini bisa menjadi sangat sulit.

Pentingnya manufaktur memang harus dapat dipahami dalam mendukung perekonomian pada umumnya. Sama halnya bila perusahaan menggunakan produk yang sesuai untuk sistem keuangan perusahaan. Misalnya melalui penggunaan produk seperti JojoExpense.

Dimana melalui produk yang satu ini maka nantinya diharapkan bisa memberikan catatan pengeluaran dan pemasukan perusahaan yang lebih riil dan detail. Termasuk dapat membantu untuk mempermudah proses reimburse dan penyediaan kas yang lebih tersistem. Sehingga resiko kecurangan bisa diminimkan.

manufaktur

Tentu saja semua ini dapat diperoleh berkat berbagai macam fitur yang memang diberikan pada JojoExpense. Misalnya saja fitur Digital Reimbursement, OCR (Auto Read Receipt) on mobile, Multiple Receipts Attachment, Approval Policies by Amount, Multi-stage Approval & Disbursement Flow., Approval Status Tracking Monitor, serta beberapa fitur menarik lainnya.

Oleh karena itu sebaiknya jangan ragu jika ingin berpindah dan menggunakan produk tersebut dari Jojonomic. Segera saja dapatkan coba gratis JojoExpense untuk membuktikan sendiri manfaat dan fungsinya. Jangan biarkan keuangan perusahaan mengalami kerugian dan tidak tersistem dengan baik. Percayakan selalu hanya pada produk andalan terbaik yaitu JojoExpense.