Post Truth Era Di Kaum Millenial

Post truth era di masa sekarang ini tampaknya sering disebut juga dengan era pasca kebenaran. Istilah ini memang menjadi populer terutama pada tahun 2016. Bahkan hampir semua negara membicarakannya sehingga topik ini sangat hangat diperbincangkan baik di kalangan permerintah maupun masyarakat. Inti dari hal ini adalah adanya beberapa bukti objektif yang mulai dikaburkan sehingga cenderung untuk semakin diabaikan. Sebaliknya yang terjadi di era ini adalah beberapa hoaks mulai dianggap sebagai sebuah kebenaran. Hal ini tentu saja sangat berbahaya sebab hoaks sebenarnya sangat berpengaruh pada pikiran kita. Bahkan tidak mungkin hoaks juga bisa berpengaruh pada segala tindakan kita.

Keadaan di mana teknologi semakin berkembang tampaknya membuat kehadiran hoaks semakin diterima oleh masyarakat. Hoaks menjadi berita yang semakin dipercaya sekalipun tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Kondisi ini sebenarnya cukup berbahaya sebab masyarakat bisa hidup dengan mengandalkan berita kabur. Bahkan informasi dan sesuatu yang benar sudah mulai diabaikan. Situasi akan semakin buruk saat beberapa orang mulai menyebarkan hoaks dengan disertai adanya beberapa prediksi yang belum tentu akan terjadi.

Keresahan masyarakat akan timbul dan juga semakin meningkat seiring dengan adanya perkembangan dari berita kabur. Saat ini berita yang meresahkan dan masih bersifat simpang siur bisa diperoleh dengan lebih mudah. Berita ini seolah bekerja secara efektif dan efisien tepatnya melalui media berteknologi canggih. Banyak orang yang melakukan penyebaran berita palsu atau informasi yang tidak benar. Banyak juga jenis berita yang disebarkan mulai dari bidang politik dan anak hingga kesehatan. Seorang tokoh penting juga bisa saja menjadi topik dalam suatu kabar simpang siur yang belum tentu benar.

Dampak Post Truth Area

Pada prinsipnya ada beberapa dampak dari post truth era yang terjadi saat ini, beberapa di antaranya yaitu meliputi.

1. Masyarakat saling curiga

Timbulnya hoaks tentu saja akan membuat masyarakat menjadi semakin resah dan gelisah. Terlebih lagi jika berita itu mengabarkan hal yang buruk dan seolah bisa saja terjadi di kalangan masyarakat awam. Hal ini akan membuat masyarakat memiliki pikiran yang bersifat negatif. Maka tak heran bila kondisi ini membuat masyarakat menjadi semakin terdampak sehingga selalu siaga dan curiga dengan siapa saja. Anda mungkin saja menerima berita hoaks yang meresahkan sehingga Anda akan selalu berjaga-jaga dalam kondisi apa saja. Tingkat kecurigaan akan meningkat dimana saja Anda berada dan kapanpun terlebih lagi saat Anda berada di situasi yang kurang nyaman.

2. Informasi tidak valid

Post truth era tampaknya ditandai dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat. Teknologi yang semakin berkembang pesat ini ditandai pula dengan semakin banyaknya media sosial yang muncul dan disambut hangat oleh masyarakat awam. Kehadiran media sosial rupanya tak selalu dimanfaatkan untuk berbagai hal yang positif saja. Tetapi media sosial ini juga digunakan untuk memberitakan informasi yang belum tentu bisa dibuktikan kebenarannya. Informasi ini bahkan tidak valid dan semakin banyak disebarkan oleh kaum pengguna internet.

3. Kemampuan literasi meningkat

Tampaknya kondisi yang penuh dengan kepercayaan pada berita hoaks ini membuat generasi muda menjadi lebih waspada. Memang tidak semua orang bisa menelan sebuah informasi secara mentah. Terutama kaum muda yang cenderung emosional dan memiliki semangat untuk bisa memberikan hal positif pada masyarakat. Dengan menyebarnya informasi yang tidak valid maka beberapa orang merasa semakin tertantang untuk menunjukkan kesalahan pada berita hoaks tersebut. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kemampuan literasi guna mencari kebenaran.


4. Kecerdasan digital

Era digital yang menjadi ciri dari masa pasca kebenaran tidak hanya berdampak pada orang dewasa saja. Apa yang terjadi di masa ini tampaknya juga turut berpengaruh pada perkembangan karakter anak. Di masa sebelumnya anak cenderung aktif di berbagai hal yang melibatkan kemampuan motorik. Namun ide dan inovasi belumlah berkembang seperti sekarang ini. Sebaliknya di zaman sekarang tampak bahwa anak-anak telah memiliki kecerdasan dalam bidang digital. Kecerdasan di bidang komputasi semakin meningkat demikian pula kemampuan anak dalam mengoperasikan segala sesuatu yang berhubungan dengan internet.

5. Perubahan karakter anak

Perubahan karakter anak tampaknya turut menjadi dampak dari masa pasca kebenaran ini. Karakter bisa saja berubah menjadi positif namun juga bisa menjadi negatif. Karakter yang positif bisa saja muncul karena anak memiliki kesadaran untuk tidak terpengaruh dengan sisi negatif dari perkembangan teknologi dan media. Anak akan meningkatkan kecerdasannya dan lebih bijaksana dalam menyikapi berita yang ada. Sebaliknya karakter negatif bisa saja terjadi saat anak mulai terpengaruh dengan perkembangan zaman yang disertai dengan gaya hidup modern ini. Anak menjadi malas dan hanya terpaku pada aktivitas online saja. Bahkan tidak jarang anak memiliki karakter sebagai penyebar hoaks karena berada di zaman yang dipenuhi dengan berita tidak valid.

Post Truth Era di Indonesia

Perkembangan media di Indonesia rupanya sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang ada. Media komunikasi yang semakin berkembang ini tampaknya dimanfaatkan pula untuk penyebaran berita hoaks demi kepentingan dari beberapa golongan. Sebenarnya masalah berita yang tidak valid ini tidak hanya ada dalam bidang politik saja. Tetapi hal ini bahkan sudah menjadi bagian dari kondisi sosial masyarakat.

Oleh karena itu Anda perlu berhati-hati dalam memilih berita. Segala informasi yang bisa dibuktikan kebenarannya dan disertai adanya literasi yang valid bisa dipercaya untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun berita yang cenderung negatif sudah tentu perlu untuk ditinjau ulang. Apakah berita itu valid ataukah hanya hoaks bisa Anda cari tahu secara lebih jelas misalnya dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Post truth era tidak selamanya memberikan dampak negatif saja. Era ini juga bisa memberikan dampak positif bagi Anda misalnya dengan memperbanyak wawasan agar bisa melakukan tindakan tepat di era ini.

Post truth era saat ini memang menghadirkan kecemasan, sehingga butuh solusi nyata untuk meredakan hal tersebut. Sama halnya dengan sistem absensi karyawan, sebaiknya pastikan penggunaan produk yang efektif. Misalnya melalui penggunaan JojoTimes untuk sistem absensi perusahaan Anda. Dengan produk yang satu ini, maka beberapa manfaat berikut bisa didapatkan:

  • Kehadiran karyawan yang terpantau secara lebih efektif.
  • Menghindari pemalsuan absesnsi karyawan.
  • Penghitungan cuti karyawan yang lebih akurat.

Aneka manfaat tersebut dapat diperoleh berkat fitur-fitur menarik pada JojoTimes. Beberapa fitur ini antara lain yaitu sebagai berikut:

  • Check In & Check Out Monitoring.
  • Multiple clock-in and clock-out.
  • Leave Management.
  • Real Time Leave Approval.
  • Shift / Flexible Work Hour Setup.

Dengan adanya fitur tersebut tentunya tidak perlu merasa khawatir lagi. Segera saja dapatkan coba gratis JojoTimes di perusahaan Anda sekarang juga. Dapatkan sistem absensi yang lebih efektif dan hindari kerugian yang lebih jauh karena absensi karyawan Anda.