Rumus Pendekatan Pendapatan untuk Perhitungan Pendapatan Nasional

Pernahkah kamu berpikir, bagaimana sebuah negara menghitung jumlah pendapatannya? Apakah seperti sebuah perusahaan yang menghitung laba penjualan, atau yang lainnya? Dalam praktiknya, untuk menghitung pendapatan nasional ada tiga pendekatan, salah satunya adalah pendekatan pendapatan.

Dalam materi Ilmu Ekonomi, ada tiga pendekatan yang dapat digunakan untuk menghitung pendapatan nasional, yaitu pendekatan produksi, pendekatan pendapatan, dan pendekatan pengeluaran. Ketiganya bisa digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

Pada artikel kali ini, yang akan kita bahas adalah pendekatan pendapatan. Jika kamu ingin menjadi bagian dari mereka yang menghitung pendapatan negara, maka kamu perlu membaca ini. Kalaupun tidak, ini tetap perlu kamu ketahui, jadi baca sampai selesai ya!

  • Ratusan perusahaan menggunakan Jojonomic untuk mengelola kegiatan bisnis sehari-hari dan meningkatkan kinerja karyawan.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Pendapatan Nasional

Sebelum masuk kepada pembahasan terkait pendekatan pendapatan, kita perlu tahu juga soal pendapatan nasional. Hal tersebut karena pendekatan pendapatan akan sangat erat kaitannya dengan pendapatan nasional. Untuk itu, kita akan mulai dari pengertian terkait pendapatan nasional.

Pendapatan nasional dapat diartikan sebagai seluruh pendapatan, yang diterima oleh seluruh anggota masyarakat suatu negara dalam waktu tertentu, biasanya dalam waktu satu tahun.

Pengertian lain menyebutkan, bahwa pendapatan nasional adalah produksi nasional, yaitu nilai hasil produksi yang dihasilkan oleh seluruh anggota masyarakat. Biasanya dalam dihitung dalam kurun waktu satu tahun. Dalam konsepnya, ada tiga segi yang diperhitungkan, segi produksi, pendapatan, dan pengeluaran.

Manfaat Pendapatan Nasional

Lalu kamu bertanya-tanya tidak, sebetulnya untuk apa pendapatan nasional? Kenapa kita harus menghitungnya? Berikut kita bahas beberapa manfaat dari pendapatan nasional, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengetahui struktur perekonomian suatu negara
  • Melihat dan mengetahui perkembangan perekonomian dari satu waktu ke waktu lain
  • Mengetahui perekonomian antar daerah
  • Membandingkan kemajuan ekonomi antar negara
  • Menjadi sumber informasi bagi pemerintah

Pendekatan dalam Pendapatan Nasional

Selain pengertian dan manfaat yang dijelaskan diatas, kita juga bisa mencoba memahami pendapatan nasional melalui tiga pendekatan, yang sama dengan pendekatan untuk perhitungannya. Pendekatan tersebut adalah produksi, pendapatan, dan pengeluaran.

Jika pendapatan nasional dilihat dengan sudut pandang pendekatan produksi, maka dapat diartikan sebagai penjumlahan nilai tambah, yang diperoleh dari setiap jasa dan barang. Keduanya, dihasilkan oleh suatu negara dalam satu periode tertentu.

Kalau kita melihatnya berdasarkan pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional dapat diartikan sebagai jumlah pengeluaran seluruh pelaku ekonomi. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu dihitung dalam satu periode tertetu, umumnya dalam kurun waktu satu tahun.

Pendekatan Pendapatan

Satu lagi adalah pendekatan pendapatan. Menyambung dari bagian sebelumnya, kita akan bahas pengertian pendapatan nasional dari sudut pandang pendekatan pendapatan. Kenapa harus dipisah? Karena artikel ini memang diniatkan untuk membahas pendekatan pendapatan.

Berdasarkan pada pendekatan pendapatan atau yang dapat dikatakan sebagai pendekatan pemasukan, pendapatan nasional merupakan pendapatan yang dihitung jumlahnya berdasarkan pendapatan yang diterima oleh suatu faktor produksi. Nantinya digunakan untuk memproduksi barang dan jasa di suatu negara. Ini juga berlaku dalam satu periode tertentu.

Jika membahasnya untuk metode perhitungan, pendekatan pemasukan menjelaskan cara menghitung pendapatan nasional. Caranya adalah dengan menjumlahkan pendapatan yang diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, yang asalnya dari faktor-faktor produksi.

Pernyataan lain juga datang untuk menjelaskan pengertian dari pendekatan pemasukan. Pernyataan tersebut menjelaskan, pendekatan pemasukan merupakan metode perhitungan pendapatan nasional dengan menghitung beberapa unsur. Unsur tersebut adalah kompensasi untuk pekerja, keuntungan perusahaan, pendapatan usaha perorangan, pendapatan sewa, dan pendapatan neto.

Kompensasi untuk Pekerja

Kompensasi untuk pekerja adalah upah, gaji, atau berbagai tunjangan yang diterima oleh pekerja. Dari suatu perusahaan, dalam satu periode tertentu.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi JojoMeet hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Keuntungan Perusahaan

Keuntungan perusahaan disebut juga dengan corporate profits. Maksudnya adalah keuntungan yang didapatkan suatu perusahaan berdasarkan hasil pengolahan sumber daya yang dimilikinya. Keuntungan tersebut dapat digunakan untuk pembayaran pajak, pembayaran dividen, dan pengembangan perusahaan lebih lanjut.

Pendapatan Usaha Perorangan

Pendapatan usaha perorangan yang dimaksud adalah pendapatan atau pemasukan yang diperoleh dari perorangan. Misalkan hasil dari sewa seorang penjahit. Dengan kata lain, ini dapat diartikan sebagai pemasukan dari usaha per-orangan atau kerjasama lembaga dengan per-orangan.

Pendapatan Sewa

Berikutnya adalah pendapatan sewa merupakan pemasukan yang didapat dari hasil sewa atau balas jasa penggunaan suatu sumber daya. Seperti sewa tanah, atau bahkan sewa hak paten.

Bunga Neto

Bunga yang dimaksud disini adalah bunga yang dibayar oleh perusahaan, kemudian dikurangi dengan bunga yang diterima perusahaan, kemudian ditambah lagi dengan bunga neto dari luar negeri.

Diluar bunga-bunga itu, seperti bunga yang dibayar oleh pemerintah, ataupun bunga yang dibayar oleh konsumen. Kenapa demikian? Hal tersebut karena kedua bunga ini tidak memberikan tambahan pendapatan.

Rumus Pendekatan Pendapatan

Setelah mengetahui pengertian dan berbagai pendekatan yang dapat digunakan untuk menghitungnya, kita akan coba lihat rumus perhitungan pendapatan nasional, jika kita hitung dengan pendekatan pemasukan.

Pendekatan pendapatan dapat dikatakan sebagai pendekatan pemasukan atau income approach. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Y = r + w + i + p

Untuk membuat ini lebih jelas lagi, simbol-simbol yang ada dalam rumus diatas merupakan bagian yang tercatat dalam faktor produksi. Faktor produksi inilah yang dijumlahkan dalam pendekatan pemasukan untuk pendapatan nasional. Berikut penjelasan faktornya.

Faktor Produksi Balas Jasa Simbol
Tanah Sewa r (rent)
Tenaga kerja Upah atau gaji w (wages)
Modal Bunga i (interest)
Skill Laba p (profit)

Contoh Perhitungan dengan Rumus Pendekatan Pendapatan

Kalau kamu sudah mengerti beberapa teori terkait pendekatan pemasukan, sekarang kita akan coba dengan satu contoh kasus. Harapannya, contoh kasus ini dapat membuat kamu lebih paham dengan materi yang kita bahas ini.

Misalkan, dalam sebuah kasus, sebuah unit usaha membutuhkan lokasi untuk kantor, kemudian mereka menyewa tanah seharga Rp. 70.000.000. Lalu dalam sebulan, pendapatan dalam bentuk upah untuk pekerja sebesar Rp. 400.000.000.

Selain itu, perusahaan tersebut memiliki bunga modal usaha sebesar Rp. 50.000.000. Perusahaan tersebut juga memiliki laba usaha sejumlah Rp. 35.000.000. Lalu bagaimana kita menghitung pendapatannya?

Y = r + w + i + p

Pendapatan    = Rp.  70.000.000 + Rp. 400.000.000 + Rp. 50.000.000 + Rp. 35.000.000

= Rp. 555.000.000

Dengan begitu, hasil dari pendapatannya adalah Rp. 555.000.000

Bagaimana, sudah paham kan soal pendekatan pendapatan atau pendekatan pemasukan dalam pendapatan nasional? Usaha atau bisnis perusahaanmu dapat berkontribusi meningkatkan pendapatan nasional loh. Untuk itu, kamu bisa lebih semangat meningkatkan produktivitas perusahaanmu agar kamu punya kontribusi juga untuk negara.

Hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan pemasukan dan memajukan usahamu adalah dengan perencanaan dan pengolahan keuangan yang baik. Pengelolahan keuangan yang baik akan mempengaruhi perkembangan perusahaan juga.

jojonomic

Dalam hal ini, kamu bisa meminta bantuan pada Jojonomic. Melalui aplikasi JojoExpense, kamu bisa mencatat alur keuangan perusahaanmu secara digital. Khususnya dalam hal pengajuan dana dan reimbursement. Dengan metode yang dilakukan secara digital ini, kamu bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja.

Kalau sudah begini, efisiensi pekerjaanmu akan meningkat 76%. Kerjamu juga akan lebih mudah. Setelah ini, kamu bisa pelajari dan selamat mencoba!