Segmen Pasar yang Sesuai, untuk Bisnis yang Berkembang

Kalau kamu berniat membuat suatu usaha, mungkin kamu akan dengar kata sgmen atau segmentasi. Ya, salah satu hal yang perlu kamu lakukan sebelum mendirikan dan menjalankan usahamu, kamu perlu melakukan proses segmentasi terhadap pasarmu.

Meskipun bagi sebagian pemilik usaha segmen pasar bukanlah hal yang penting. Namun percaya atau tidak, dengan mengetahui dan bisa menentukan segmen pasar, usahamu akan lebih berkembang, dan kemungkinan keuntungannya akan lebih besar.

Beberapa kalimat yang ditulis diatas mungkin terkesan melebih-lebihkan. Tapi memang begitu nyatanya, segmen pasar yang tepat punya pengaruh terhadap bisnismu. Agar tidak bingung, kita coba bahas aja yuk apa yang dimaksud dengan segmen pasar. Kenapa kita harus mempelajari dan mengetahuinya? Berikut ulasannya.

Apa Itu Segmen Pasar?

Kata segmen pasar memang erat kaitannya dengan bisnis dan strategi pemasaran. Usaha di bidang jasa, barang atau seperti media pun perlu menentukan segmen pasar. Hal tersebut sederhananya karena tidak semua kebutuhan orang bisa kita sediakan, dan kita tidak bisa memaksa semua orang untuk mengkonsumsi produk kita.

Dalam buku Power Branding: Membangun Merek Unggul dan Organisasi Pendukungnya dituliskan, segmen pasar adalah suatu kelompok konsumen, yang sedang prospek ataupun sudah ada. Kelompok tersebut memiliki kesamaan karakteristik dan mampu memberikan respon terhadap suatu kegiatan pemasaran. Sedangkan segmentasi, merupakan proses identifikasi terhadap segmen pasar.

Pendapat lain terkait pengertian segmen pasar tertulis dalam buku Memenangkan Pasar dengan Pemasaran. Disana dituliskan bahwa segmen pasar merupakan suatu kelompok, yang memiliki respon yang sama terhadap stimulus pemasaran.

Segmentasi atau penentuan segmen pasar juga merupakan satu dari tiga tahap pemasaran. Segmentasi berada di posisi pertama, kemudian disusul dengan targeting, dan terakhir adalah positioning terhadap produk yang akan kita jual.

Jadi, mungkin kita bisa simpulkan secara sederhana, bahwa segmen pasar adalah kelompok orang yang memiliki kesamaan akan sesuatu, baik kemampuan finansial, kesukan atau selera, yang berpotensi merespon apa yang kita tawarkan. Dengan kata lain, mereka adalah target konsumen terhadap produk kita.

segemen-pasar

Tujuan Segmentasi Pasar

Berdasarkan penjelasan tentang segmen pasar, kira-kira kamu sudah tahu belum, apa tujuan dari proses ini? Para ahli di bidang pemasaran sebetulnya telah memaparkan secara singkat, tujuan yang bisa kita rasakan ketika kita melakukan segmentasi pasar.

Melalui segmentasi pasar, kita bisa lebih merespon dengan lebih efektif dan efisien kebutuhan pasar yang homogen. Misal, pada tahun 1986 Paul Firestone dari Reebok menemukan fakta bahwa pembeli sepatu lari sebagian besar bukanlah atlit. Mereka membeli untuk gaya dan suka dengan modelnya. Karena itu, selanjutnya dia mulai membuat sebuah sepatu lari untuk segmen pasar yang ia temukan.

Pendapat lain mengatakan, tujuan segmentasi pasar adalah membuat strategi pemasaran lebih efektif dan terarah. Karena tidak bisa dipungkiri, manusia terlalu unik dengan berbagai sifat dan seleranya, dan akan sulit bagi kita pengusaha jika ingin memenuhi kebutuhan semua umat manusia tersebut. Maka dilakukanlah segmentasi.

Segmentasi pasar juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap produk. Kita juga bisa dengan mudah mengidentifikasi suatu bisnis dan kompetitor bisnis berdasarkan segmen pasar yang mereka miliki.

Tiga Kunci dalam Segmentasi Pasar

Dalam praktiknya, ada nih beberapa hal yang perlu kamu ketahui dan menjadi kunci dalam proses segmentasi pasar. Tiga hal ini perlu kamu perhatikan sebelum kamu memulai proses segmentasi pasar ini.

Pertama, kamu bisa mulai segmentasi pasarmu dengan mengklasifikasikan pasar menjadi kelompok yang lebih kecil. Penentuan kelompok kecil tersebut bisa berdasarkan perbedaan dan persamaannya, baik secara internal maupun eksternal.

Kedua, setelah kamu mengklasifikasikan dan memperkecil kelompok-kelompok pasar tersebut, kamu bisa memilih, kelompok mana yang lebih menarik untuk kamu pilih sebagai segmen pasarmu.

Ketiga, kamu perlu menyesuaikan strategi pemasaran dan kemampuan perushaanmu. Dengan siapa harus disesuaikan? Ya tentunya dengan kelompok atau segmen yang telah lolos masa segmentasi yang kamu lakukan.

Apa yang Harus Diperhatikan Saat Menentukan Segmen Pasar?

Selain tiga kunci diatas, ada hal lain yang perlu kita perhatikan saat akan melakukan segmentasi pasar. Poin-poin ini bisa jadi kamu sadari, atau bahkan tidak pernah sedikitpun kamu pikirkan. Supaya kita tahu apa saja poin-poin itu, berikut kita bahas.

Karakteristik Pasar

Saat kamu akan melakukan klasifikasi atau membagi pasarmu dalam beberapa kelompok kecil, maka kamu bisa memulainya dari sini, yaitu karakteristik pasar. Karakteristik pasar terbagi ke beberapa poin, yaitu:

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi HRIS hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.
  • Geografis, misalnya wilayah kota, provinsi, negara, hingga benua
  • Demografis, yaitu usia, pendidikan, jenis kelamin, suku, ras, agama, pendidikan, hingga pekerjaan.
  • Psikografis, yaitu terkait sifat dan gaya hidup.

Situasi Pembelian

Hal lain yang perlu kamu perhatikan adalah situasi pembelian. Maksudnya adalah hal-hal yang mungkin terjadi saat pembelian, atau latar belakang dan manfaat yang ingin didapat dari pembelian tersebut, misalnya:

  • Manfaat yang dibutuhkan oleh konsumen, misalkan fitur atau fasilitas tertentu.
  • Kegunaan produk tersebut bagi konsumen.
  • Kondisi pembelian, kondisi ini bisa menyangkut waktu, atau kondisi keuangan para pembeli.
  • Kesadaran atas pembelian, dan tujuan pembeli.

thinking
Bagaimana Cara Menentukan Segmen Pasar?

Kalau kamu sudah memahami tentang segmen pasar, atau bahkan sudah mulai memikirkan segmen pasarmu, itu berarti baik. Namun sebelum melakukan proses segmentasi, kamu bisa membaca bagian ini, ada beberapa langkah yang bisa kamu jadikan panduan dan kamu perhatikan saat akan menentukan segmen pasar.

Mengidentifikasi Dasar-dasar Segmentasi

Pasar yang sangat heterogen ini bisa mulai kamu amati dan lihat menggunakan salah satu sudut pandang. Hingga nantinya kamu menemukan kelompok homogen, yang berpotensi menjadi satu segmen pasar bagi kamu. Jangan terlalu terikat dengan segmen-segmen pasar yang ada sebelumnya, karena ketika kamu melakukan identifikasi dan riset terhadap pasar, bisa jadi kamu akan menemukan segmen yang baru.

Menentukan Kelompok Homogen

Menyambung langkah yang pertama, disini kamu ketemu lagi dengan kata homogen. Maksud dari homogen adalah memiliki persamaan. Setelah kamu mengidentifikasi, kamu akan mulai menemukan kelompok-kelompok yang memiliki kesaman dalam beberapa hal. Kelompok yang homogen ini bisa kamu temui berdasarkan pertanyaan yang kamu ajukan saat riset, dan karakter yang kamu jadikan patokan saat mengidentifikasi.

Evaluasi setiap Segmen

Setelah kamu menentukan kelompok homogen atau kelompok yang berpotensi menjadi segmen pasarmu, kamu bisa melakukan evaluasi terhadap setiap segmen tersebut. Evaluasi dilakukan untuk menemukan apakah segmen tersebut menarik dan benar-benar layak, dan apakah sesuai dengan tujuan bisnismu.

Pada saat melakukan evaluasi ini, kamu bisa mempertimbangkan modalmu, prakiraan terhadap keuntungan yang mungkin kamu dapat, serta kemungkinan-kemungkinan lain yang akan berpengaruh jika kamu memilih segmen tersebut.

Seleksi Pasar yang Menjadi Sasaran

Kalau tiga langkah sebelumnya sudah kamu lakukan, berarti kamu sudah bisa menyelksi dan mentukan satu diantara sekian banyak segmen pasar yang kamu temukan. Seleksi ini bisa dibantu dengan tujuan dan kemampuan pasarmu. Misal kamu dan perusahaanmu menginginkan keuntungan yang besar, berarti pilihlah segmentasi yang menjanjikan keuntungan paling besar tersebut.

Mendesain Strategi Pemasaran

Selamat, segmen pasarmu telah terpilih! Kalau sudah begini, waktunya bagi kamu untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat, sesuai dengan produk dan segmen pasarmu. Ketika kamu sudah mengetahui segmen pasar, maka langkahmu dalam mendesain srategi pemasaran akan lebih mudah dan terarah.

Implementasi dan Pengendalian

Terakhir, kamu bisa mengimplementasikan rancanganmu terhadap bisnismu. Kamu bisa melihat respon segmen pasarmu, dan pesaing-pesaing usaha yang memiliki segmen pasar mirip dengan milikmu.

Di tengah-tengah proses implementasi tersebut, harus ada pengendalian terhadap bisnis, pengamatan terhadap segmen, untuk nantinya kamu evaluasi dan jadikan bahan perencanaan strategi selanjutnya.

Kalau sudah begini, kamu bisa mulai melakukan proses segmentasi pasar. Kamu bisa mulai tentukan segmen pasarmu, pastikan semuanya sesuai dengan produk dan tujuan usahamu ya. Jangan sampai karena ada satu segmen yang menarik dan berpotensi besar, kamu jadi memilihnya, padahal produk yang kamu jajakan atau sediakan tidak sesuai dengan segmen tersebut.

Terakhir, ketika segmen pasarmu sudah kamu tentukan, proses produksi sudah kamu siapkan, dan modal sudah di tangan, kamu mungkin perlu untuk memulai perencanaan dan pencatatan keuangan yang baik untuk bisnismu. Karena tidak bisa dipungkiri, keuangan perusahaan yang baik akan sangat berpengaruh pada perkembangannya.

jojo-expense

Di era yang erat dengan kata digitalisasi ini, kamu juga bisa meminta bantuan pengolahan keuangan perusahaan dengan digital platform, atau sebut saja aplikasi. Kamu bisa gunakan aplikasi JojoExpense dari Jojonomic untuk membantu pencatata uang masuk dan keluar milik perusahaanmu. Selamat mencoba!