Mengelola Usaha Sampingan Dengan Baik

manajemen-usaha sampingan

Sebagaimana namanya, usaha sampingan merupakan usaha lain yang dilakukan oleh seseorang di luar usaha pokok atau pekerjaan utamanya. Sehingga dalam pelaksanaannya usaha tersebut dijalankan di luar jam kerja atau waktu luang yang dimiliki pemilik usaha sampingan tersebut. Jika dekelola dengan baik, tidak jarang usaha sampingan justru menghasilkan pendapatan yang jauh lebih besar dari penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan maupun usaha utamanya. Sebaliknya, tanpa pengelolaan yang baik, bisa saja usaha sampingan yang dilakukan tidak menguntungkan, bahkan dapat mengganggu pekerjaan atau usaha utama yang sedang dijalankan.

Biasanya usaha sampingan dilakukan untuk menambah penghasilan, namun ada juga yang bertujuan sebagai investasi guna persiapan di hari tua. Selain itu ada juga yang melakukannya untuk sekedar mengisi waktu luang dengan menjalankan kegiatan usaha yang menjadi hobinya. Terlepas dari apapun alasannya, sebuah usaha jika dijalankan dengan baik sedikit ataupun banyak akan mendatangkan penghasilan bagi pelakunya. Agar usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, tentunya diperlukan manajemen yang baik juga. Berikut ini kiat maupun informasi yang dapat digunakan dalam mengelola usaha sampingan, agar dapat berjalan dengan baik.

Rencanakan usaha sampingan yang Anda inginkan

Jangan menganggap remeh rencana, baik itu rencana usaha maupun rencana dalam hal – hal lainnya. Walaupun terlihat seolah – olah rencana tidak ada hubungannya secara langsung dengan kegiatan yang akan dilakukan, sebenarnya rencana merupakan bagian dari suatu kegiatan tersebut. Hanya ruang lingkup maupun kompleksitas dari suatu rencana yang membuat sebuah rencana seolah – olah bukan sebuah rencana. Tanpa disadari semua orang sudah membuat rencana dalam banyak kegiatannya. Suatu contoh : pada saat menerima sebuah undangan, pada umumnya banyak orang berpikir, “Pakai baju apa nantinya?” “Menggunakan kendaraan apa?” dan lain – lain. Walaupun terlihat sepele dan kecil, pemikiran – pemikiran dalam contoh tersebut dapat dikatakan sebuah rencana dalam kegiatan menghadiri undangan.

Demikian juga dalam sebuah usaha yang akan maupun sedang dijalankan, itu pun juga memerlukan suatu rencana. Walaupun sebuah usaha dapat berjalan tanpa rencana, namun nantinya akan menyulitkan di dalam evaluasinya, apakah usaha yang dilakukan tersebut sudah berjalan dengan baik atau belum. Karena sebuah usaha yang menghasilkan keuntungan besar belum tentu dapat dikatakan berjalan dengan baik, demikian juga sebaliknya, walaupun sebuah usaha hanya menghasilkan sedikit keuntungan, bisa saja dikatakan sudah berjalan dengan baik.

Secara sederhana rencana usaha merupakan sebuah uraian kegiatan bagaimana sebuah usaha akan dijalankan. Sehingga dalam membuat sebuah rencana usaha sampingan, setidaknya perlu adanya unsur – unsur berikut :

1)Tujuan usaha

Hal penting dalam sebuah rencana adalah tujuan dari kegiatan yang akan dilakukan. Karena sebuah tujuan akan mempengaruhi langkah-langkah berikutnya, baik dalam perencanaan itu sendiri maupun pada saat pelaksanaan usaha. Selain itu, sebuah tujuan nantinya akan menjadi salah satu tolok ukur di dalam mengevaluasi keberhasilan sebuah usaha. Sebuah usaha dapat dikatakan berjalan dengan baik apabila dapat memenuhi atau berhasil mencapai tujuan dari dibuatnya usaha tersebut. Oleh karenanya perlu suatu pemikiran maupun pertimbangan yang matang dalam membuat tujuan usaha.

Tujuan usaha yang akan dibuat dapat dipertimbangkan dari banyak hal, seperti motivasi usaha, hobi, keahlian yang dimiliki, dan lain – lain. Contohnya : Membuat usaha sampingan sebagai sumber penghasilan tambahan, atau memulai usaha untuk mengisi waktu luang.

Agar memudahkan dalam pelaksanaan maupun evaluasinya, jika diperlukan, tujuan tadi dapat dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek. Sehingga selain tujuan usaha, proyeksi waktu pencapaian tujuan usaha juga hal yang perlu dibuat pada saat sebuah tujuan ditetapkan.

2)Jenis usaha

Banyak jenis kegiatan yang dapat dijadikan usaha sampingan. Diantaranya seperti kegiatan produksi, misalnya kuliner, busana, kerajinan tangan, atau kegiatan menyediakan jasa, misalnya layanan laundry, pengetikan, jual – beli, transportasi, penginapan, dan lain – lain.

Dalam mempertimbangkan jenis usaha yang akan dilakukan, dapat menyesuaikan dengan tujuan usaha yang sudah dibuat. Misalnya :

  • Jika tujuannya sebagai penghasilan tambahan atau pengisi waktu luang dengan hobi, tentunya usaha yang dipilih diusahakan tidak bertolak belakang dengan usaha atau pekerjaan pokok yang sedang berjalan. Karena bila usaha sampingan yang akan dilakukan bentrok dengan usaha atau pekerjaan utama, selain akan mendatangkan kesulitan dalam pengelolaannya, juga dapat mengganggu kelancaran usaha atau pekerjaan utama yang sedang berjalan.
  • Apaila tujuan usaha sampingan yang akan dijalankan adalah sebagai investasi atau persiapan hari tua. Maka jenis usaha apapun dapat dipilih jika memungkinkan. Karena sebagai investasi atau persiapan hari tua, biasanya usaha yang dilakukan akan dilaksanakan dalam jangka panjang dan tempo yang tidak terlalu tinggi. Sehingga peluang untuk bentrok maupun mengganggu usaha atau pekerjaan utama yang berjalan juga kecil.

Kelola waktu Anda dengan baik

Manajemen waktu merupakan salah satu bagian penting dari pelaksanaan usaha sampingan. Dalam sehari kita hanya memiliki waktu sekitar 24 jam, itu perlu diatur dengan baik penggunaannya. Hal ini meliputi waktu untuk keperluan pribadi, waktu untuk usaha atau pekerjaan pokok. Ditambah lagi waktu yang digunakan untuk melakukan usaha sampingan, maupun waktu untuk kegiatan lain yang diperlukan. Jika tidak dikelola dengan baik, bukan saja usaha sampingan yang dijalankan kurang maksimal hasilnya, malah dapat mengganggu usaha maupun pekerjaan utama yang berjalan.

Sebagaimana kebanyakan orang, sebagai manusia kita tentunya dibatasi dengan waktu dan tenaga. Sangatlah sulit untuk melakukan semua kegiatan sekaligus secara bersamaan, walaupun waktunya memungkinkan bisa jadi tenaga kita tidak mencukupi, dan sebaliknya. Sehingga untuk membagi waktu diantara semua keperluan yang ada, ditambah dengan usaha sampingan yang dilakukan adalah suatu kebutuhan yang sulit dihindari.

Melakukan evaluasi usaha sampingan

Sebuah usaha yang berjalan tanpa dievaluasi, dapat membuat usaha tersebut berjalan tanpa kontrol. Sehingga walaupun usaha tersebut tetap berjalan dan seolah-olah menghasilkan keuntungan, akan sulit untuk mengetahui apakah usaha yang dijalankan tadi dapat dikatakan berhasil atau tidak.

Melakukan evaluasi usaha dapat dilakukan dengan menyelaraskan dari tujuan usaha yang sudah dibuat. Dengan demikian kegiatan maupun data yang akan dievaluasi menyesuaikan dengan tujuan dari usaha yang dijalankan. Misalnya, bila tujuan usaha sampingan yang dilakukan adalah untuk menambah penghasilan, maka hal yang perlu dievaluasi, setidaknya meliputi :
– pendapatan yang diperoleh dari usaha
– biaya yang dikeluarkan dalam pelaksanaan usaha
– waktu yang dihabiskan untuk meraih pendapatan dari usaha tersebut.

Dengan mengevaluasi ketiga hal tersebut di atas, maka akan mudah untuk mengetahui apakah usaha sampingan yang dilakukan dapat dikatakan berhasil atau tidak. Selain itu dapat juga dari ketiga hal tersebut dapat diukur efisiensi usaha yang dilakukan. Sehingga apabila dari hasil evaluasinya ternyata usaha yang dijalankan malah menambah besarnya pengeluaran, maka perlu dipertimbangkan kembali. Misalnya dengan melakukan efisiensi atau merubah teknik yang digunakan dalam menjalankan usaha tersebut.

Semakin banyak aspek atau pun data yang dikumpulkan dan dianalisis dari sebuah usaha yang dievaluasi, maka semakin lengkap juga informasi yang akan dihasilkan.

Menggunakan aplikasi bisnis

Memang tidak mudah untuk mengelola sebuah usaha sampingan dengan baik, banyak hal yang perlu dilakukan. Sementara itu, dengan keterbatasan waktu maupun tenaga, akan sulit untuk melakukan semua langkah-langkah yang diuraikan di atas sekaligus. Namun dengan hadirnya perangkat keras maupun perangkat lunak yang dibuat khusus untuk membantu pengelolaan usaha, keterbatasan tersebut di atas akan dapat diatasi dengan mudah.

Jojonomic merupakan salah satu software bisnis yang dikembangkan untuk membantu para pelaku usaha dalam menjalankan maupun mengelola usahanya. Dengan fitur-fitur yang dirancang khusus untuk memudahkan dalam pencatatan, pengawasan, dengan baik. Dengan demikian proses evaluasi usaha maupun perencanaan lebih lanjut dari suatu usaha, akan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Sehingga sudah sewajarnya jika Anda seorang pemilik usaha sampingan, untuk menggunakan Jojonomic sebagai software bisnis Anda.