Efektivitas Mediasi Dalam Permasalahan Perusahaan

Mediasi sering kali dikenal oleh masyarakat awam sebagai suatu upaya penyelesaian konflik antara beberapa pihak. Upaya yang dilakukan dalam mediasi atau kesepakatan ini biasanya menggunakan pihak ketiga yang tentunya bersifat netral dalam melakukan penyelesaian konflik. Pihak ketiga memang haruslah netral sehingga tidakmemihak berbagai pihak yang sedang mengalami konflik. Pihak ketiga haruslah bersikap obyektif agar dapat mengambil keputusan yang paling tepat sehingga kedua belah pihak yang sedang bersengketa atau menghadapi konflik bisa mencapai suatu penyelesaian. Dengan adanya langkah tersebut maka konflik yang terjadi dalam hubungan industrial di perusahaan diharapkan bisa diselesaikan.

Konflik Yang Mungkin Terjadi Dalam Perusahaan

Pada tiap perusahaan pasti pernah terjadi konflik di dalamnya. Konflik bisa saja terjadi baik antara karyawan yang satu dengan yang lain ataupun antara karyawan dengan pimpinan dan lainnya. Konflik tentu saja tidak bisa dibiarkan tetapi sudah seharusnya diatasi dan ditangani. Bahkan penanganan konflik ini sebaiknya dilakukan sejak awal agar konflik tidak sampai menjalar ke hal-hal lainnya.

Konflik yang tidak segera diselesaikan pada akhirnya juga bisa menyebabkan terjadinya hal-hal yang merugikan perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan kehadiran pihak yang berdiskusi mencapai kata sepakat agar penyelesaian konflik bisa dilakukan secara damai oleh kedua pihak yang sedang bersengketa. Dengan demikian maka konflik internal yang terjadi di dalam perusahaan bisa terselesaikan dengan baik dan tidak akan berdampak buruk pada kelangsungan perusahaan.

 

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi HRIS hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Melakukan Penyelesaian Konflik Yang Tepat

Konflik yang terjadi di dalam perusahaan sudah tentu pada akhirnya akan memberikan dampak buruk pada perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu penyelesaian di antara berbagai pihak yang sedang terlibat dalam konflik. Penyelesaian konflik internal di dalam perusahaan biasanya dilakukan oleh pihak mediator. Seorang mediator akan menyelesaikan konflik melalui jalan diskusi bersama sehingga bisa tercapai suatu keputusan yang sekiranya adil bagi kedua belah pihak yang sedang bertikai. Mediasi bisa dilakukan dengan berbagai cara dan kapan saja selama ada waktu yang tepat untuk mempertemukan pihak-pihak yang bertikai dengan mediator itu sendiri. Hal tersebut juga dapat dilakukan dengan cara mencari jalan keluar bagi kedua belah pihak dan bahkan memaksakan jalan keluarnya tersebut kepada pihak yang saling bertikai. Selain itu kesepakatan yang diperoleh juga bisa dilakukan dengan cara mengajak pihak yang bertikai untuk mencari kata mufakat. Atau bisa juga upaya ini dilakukan dengan cara membiarkan kedua belah pihak yang saling bertikai untuk menangani konfliknya sendiri.

Efektivitas Melakukan Mediasi Dalam Mengatasi Konflik Perusahaan

Mediasi dinilai sebagai upaya terbaik dalam menangani konflik yang terjadi di dalam perusahaan. kehadiran mediasi bisa turut membantu perusahaan dalam melakukan penghematan waktu dan juga biaya. Melalui kesepakatan yang dilakukan oleh mediator maka dapat diketahui apakah telah terjadi kata setuju pada semua pihak ataukah tidak. Mediasi juga dinilai sebagai upaya yang efektif dalam mengatasi konflik internal sebab seorang mediator tentunya memiliki sikap yang netral dalam memberikan penyelesaian. Jalan keluar yang diambil oleh seorang mediator dipercaya bersifat obyektif dan merupakan jalan keluar terbaik.

Tahap-tahap Dalam Melakukan Mediasi Pada Konflik Perusahaan

Mediasi umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan. Umumnya sebagai langkah awal mediator akan mengungkapkan keinginan yang tersembunyi dari masing-masing pihak yang sedang bertikai. Dengan demikian maka mediator dapat menyusun rumusan masalah dan menjadwalkan perencanaan selanjutnya untuk melakukan tahapan berikutnya.

Setelah proses definisi masalah selesai maka selanjutnya mediator akan melakukan pemecahan masalah agar pertikaian bisa segera diselesaikan. Proses pemecahan masalah ini antara lain meliputi proses pengembangan beberapa pilihan bagi pihak yang sedang bertikai untuk mencari jalan keluar terbaik. Selain itu mediator juga akan memberikan analisis terhadap berbagai pilihan yang ditawarkannya.

Hal ini dilakukan agar pihak yang bertikai bisa berpikir secara matang mengenai jalan keluar yang harus dipilihnya. Selanjutnya akan terjadi proses tawar-menawar sebelum tercapai kesepakatan yang bulat. Dengan melalui beberapa langkah tersebut maka diharapkan agar kesepakatan yang akan dicapai bisa bersifat adil bagi kedua belah pihak. Selain itu kesepakatan yang dicapai juga diharapkan agar tidak merugikan perusahaan pada akhirnya.

Yang Harus Dihindari Oleh Mediator

Sebagai mediator tentunya ada beberapa hal yang perlu dihindari. Salah satunya adalah benar-benar siap untuk melakukan mediasi. Seorang mediator perlu menyusun tahapan yang akan dilakukannya dalam memberikan mediasi kepada pihak-pihak yang saling bertikai. Selain itu mediator juga harus paham benar tentang tugasnya dan bagaimana ia harus bersikap. Mediator juga harus bisa tetap mengendalikan proses mediasi yang sedang berlangsung. Mediator tidak boleh sampai mengalami emosi sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Dalam melakukan mediasi maka seorang mediator juga harus tetap bersikap netral dan tidak boleh memihak salah satu pihak. Sikap netralitas sangat diperlukan dalam melakukan mediasi agar mediator tidak berat sebelah dan agar proses mediasi bisa berjalan dengan lancar. Dengan adanya sikap netralitas inilah maka keputusan yang dipilih bisa bersifat adil bagi siapa saja.

Kelebihan Mediasi

Mediasi pada dasarnya merupakan jalan terbaik yang dapat dipilih untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di dalam suatu perusahaan. Mediasi berarti menghadirkan pihak ketiga atau orang lain dalam melakukan penyelesaian masalah. tentunya pihak ketiga ini dinilai akan memberikan jalan keluar terbaik yang sifatnya adil dan bijaksana baik bagi pihak yang saling bertikai maupun bagi perusahaan. Dalam mediasi tentunya penyelesaian akan dilakukan dengan beberapa cara yang bersifat kooperatif. Melalui mediasi akan terbentuk jalan keluar yang tetap akan mempertahankan hubungan baik di antara berbagai pihak yang saling bertikai. Proses mediasi juga merupakan alternatif yang lebih hemat jika dilihat dari segi ekonomis.

Melihat penjelasan di atas maka cukup jelas bahwa konflik perusahaan di satu sisi memang tidak terhindarkan. Sementara di sisi yang lain dibutuhkan sistem yang tepat untuk mengakomodasi kemungkinan terjadinya konflik dan penyelesaiannya. Salah satunya dengan jalan menggunakan JojoTimes yang akan memberikan solusi yang lebih efektif dan efisien bagi perusahaan. Sehingga perusahaan tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam menyelesaikan konflik yang ada.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi JojoTimes hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Semua itu berkat adanya fitur-fitur menarik yang cukup lengkap dalam JojoTimes, terutama kemampuan Import and Export Employee Data, Secured Cloud-Based Storage, hingga Task Management Tool. Sehingga melalui kemudahan yang ditawarkan, maka perusahaan akan lebih cepat dalam pengambilan keputusan termasuk melakukan proses kesepakatan manakala terjadi konflik yang susah untuk dihindari.

Jadi, segera coba JojoTimes di perusahaan Anda sekarang. Biarkan sistem yang ditawarkan bekerja maksimal membantu seluruh pekerjaan Anda di saat konflik terjadi dalam perusahaan. Ciptakan kondisi lingkungan kantor yang lebih baik tanpa menyia-nyiakan sedetikpun waktu yang Anda miliki. Bukan menggunakan sistem serupa lainnya, ingat hanya percayakan saja pada JojoTimes!