Apa itu Dana Pensiun Lembaga Keuangan?

Manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhannya. Tapi jika bekerja hanya sekedar memenuhi kehidupan sekarang yang sedang dijalankan, kamu tidak akan bisa menikmati kehidupan bahagia di masa tua nanti ketika sudah tidak sanggup untuk bekerja lagi. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan segalanya mulai dari sekarang. Program Jaminan Hari Tua, selain dilakukan oleh pemerintah, ada juga pihak Bank dan beberapa perusahaan asuransi jiwa yang menawarkan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Untuk persiapan dana pensiun tersebut, DPLK menjadi solusi yang cukup menarik. Mari kita simak penjelasan berikut ini!

Apa itu DPLK?

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) bagi perorangan, baik karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari dana pensiun pemberi kerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan. Suatu perusahaan dapat mengikutsertakan karyawannya ke dalam program DPLK sesuai dengan UU No. 11/1992 tentang dana pensiun.

DPLK berbeda dengan Jaminan Hari Tua (JHT) atau Jaminan Pensiun (JP). DPLK bersifat sukarela, sedangkan JHT dan JP bersifat wajib karena diselenggarakan oleh lembaga pemerintah yaitu BPJS Ketenagakerjaan. Karena sifatnya sukarela, maka dibutuhkan “kesadaran khusus” bagi tiap pekerja atau perusahaan untuk ikut serta dalam program pensiun DPLK.

  • Isi form berikut ini untuk mendapatkan demo gratis aplikasi JojoMeet hari ini.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Mengapa DPLK bersifat sukarela?

Karena program wajib seperti JHT dan JP tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pensiun. Kamu tahu tidak, bahwa tingkat penghasilan pensiun (TTP) seseorang di saat pensiun adalah 70%-80% dari gaji terakhir. Jadi setiap pekerja setidaknya harus memiliki sekitar 70%-80% dari gaji terakhir untuk bisa hidup layak. Sementara, program wajib seperti JHT dan JP paling maksimal hanya bisa meng-cover sekitar 30% dari kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, kekurangannya dapat diantisipasi dari program pensiun dana pensiun lembaga keuangan.

Memang ada alternatif investasi lain yang bisa meng-cober kebutuhan kita di masa pensiun, seperti tabungan dan reksa dana. Namun sifat dari tabungan dan reksa dana dapat diambil kapan saja sehingga di masa pensiun jumlahnya belum tentu memadai. Atau investasi berupa tanah dan bangunan, tapi investasi ini juga belum tentu bisa dilakukan oleh semua orang karena saat membelinya mahal dan menjualnya pun butuh waktu.

Apa saja Manfaat DPLK?

Ingin tahu apa saja manfaat dana pesiun lembaga keuangan? Dan apa saja manfaatnya bagi karyawan dan perusahaan? Berikut artikelnya!

  1. Manfaat untuk Karyawan
  • Karyawan dapat memiliki pendapatan saat hari tua (pensiun)
  • Dapat mengurangi pajak penghasilan (PPh21)
  • Memungkinkan untuk berbagi iuran dengan pemberi kerja
  • Hasil investasi bebas pajak sampai dengan manfaat program dibayarkan.
  1. Manfaat untuk Perusahaan
  • Perusahaan tidak perlu repot mengelola investasi untuk dana pensiun para karyawannya
  • Dapat mengurangi pajak penghasilan badan (PPh25)
  • Iurannya fleksibel dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan
  • Dapat digunakan sebagai salah satu manfaat atau penghargaan terhadap loyalitas dan kinerja karyawan.

Siapa saja yang bisa menjadi peserta DPLK?

Semua orang yang berpenghasilan dan sadar akan pentingnya masa pensiun dapat menjadi peserta DPLK. Menjadi peserta DPLK dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu pertama mendaftar sendiri sebagai peserta mandiri DPLK atau yang kedua diikutsertakan melalui perusahaan/tempat bekerja si pekerja. DPLK dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas kesejahteraan pekerja bagi suatu perusahaan.

  • Ratusan perusahaan menggunakan Jojonomic untuk mengelola kegiatan bisnis sehari-hari dan meningkatkan kinerja karyawan.
  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.

Apa yang dilakukan sebagai peserta DPLK?

Setiap peserta DPLK akan menyetor iuran pensiun secara berkala, dan biasanya setiap bulan. Jangka waktu setoran iuran pensiun juga dapat dipilih sesuai dengan usia saat masuk atau usia pensiun yang diharapkan. Iuran penisun pada dasarnya dapat berasal dari pekerja sendiri, perusahaan tempat bekerja, atau dari pekerja dan perusahaan secara bersama-sama. Contoh, pekerja menyetor 5% dan perusahaan menyetor 5%. Semua iuran pensiun dalam program DPLK diatas namakan pekerja/karyawan. Artinya, seluruh akumulasi iuran dan hasil investasi program DPLK adalah milik pekerja/karyawan, sesuai peraturan yang berlaku, Iuran yang disetor perusahaan atas nama karyawan tidak bisa diminta oleh perusahaan. Dan harus diingat, spirit dari program DPLK adalah mempersiapkan ketersediaan dana pekerja di masa pensiun, saat tidak bekerja lagi. Tentang berapa besaran  iuran pensiun, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan. Apakah iuran pensiun ditetapkan sejumlah nominal tertentu atau persentase dari gaji pekerja. Karena iuran pensiun bersifat fleksibel.

Apa yang terjadi dengan iuran pensiun di program DPLK yang sudah disetor?

Iuran pensiun yang disetor di program DPLK dan dikelola oleh perusahaan penyelenggara DPLK nantinya akan diinvestasikan ke dalam pilihan investasi yang dipilih oleh peserta sendiri, seperti:

  • Pasar uang (money market)
  • pendapatan tetap (fix income)
  • Saham (equity)
  • Dollar

Hasil investasi dan risiko yang terjadi menjadi tanggung jawab peserta DPLK. Akumulasi dana program DPLK terjadi dari iuran yang disetor + hasil investasi yang dipilih.

Apakah Iuran atau Uang Pensiun yang ada di DPLK Aman?

Sangat aman loh, karena tata cara dan mekanisme di DPLK diatur oleh UU No. 11/1992, di samping berbagai peraturan yang bersifat melindungi peserta. Memiliki prinsip yang aman dan dapat dikontrol. Aman, karena dana yang dimiliki tiap peserta DPLK sama sekali terpisah dari kekayaan penyelenggara DPLK, baik bank maupun asuransi jiwa. Jika penyelenggara DPLK-nya bermasalah, iuran atau dana DPLK tiap peserta tetap ada dan dapat dipindah atau dicairkan. Dapat dikontrol karena setiap peserta program DPLK akan mendapatkan laporan saldo dana pensiun DPLK secara berkala, biasanya setiap 6 bulan sekali sehingga peserta dapat mengetahui saldo dana DPLK yang dimilikinya, termasuk berapa jumlah iuran yang disetor dan berapa besar hasil investasiya.

Keuntungan Memiliki DPLK

Tahukah kamu bahwa DPLK memiliki masing-masing keuntungan pada karyawan dan perusahaannya. Berikut keuntungannya!

Keuntungan Bagi Karyawan

  • Adanya jaminan kesinambungan penghasilan di masa pensiun/hari tua
  • Adanya pendanaan yang sudah pasti untuk masa pensiun, di samping disiplin menabung
  • Iuran dibukukan langsung atas nama pekerja
  • Iuran menjadi pengurang pajak penghasilan (PPh21)
  • Hasil investasi bebas pajak sampai dengan manfaat program dibayarkan.
  • Terpisah dari kekayaan perusahaan penyelenggara DPLK

Keuntungan Bagi Perusahaan

  • Memenuhi kewajiban Pemberi Kerja kepada karyawannya, UU 13/ 2003
  • Untuk menghindari masalah cash flow perusahaan di kemudian hari
  • Iuran perusahaan dapat mengurangi pajak penghasilan badan (PPh25)
  • Memiliki program employee benefits yang murah dalam segi pembiayaan
  • Dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan, bersifat fleksibel
  • Menjadi added value perusahaan, di samping mempertahankan karyawan berkualitas.

Mengapa kita perlu DPLK?

Karena setiap karyawan tidak akan bekerja terus menerus. Akan ada masa disaat mereka harus pensiun dikarenakan beberapa faktor. Jadi, apa yang sudah disiapkan setelah masa pensiun tiba? Ingat banyak pekerja atau karyawan yang hanya menikmati jerih payah bekerja selama masa bekerja saja. Tetapi setelah masa pensiun, tidak ada ketersediaan dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dan biaya hidup mereka.

DPLK juga perlu bagi perusahaan atau pemberi kerja agar tidak perlu membayar sejumlah dana yang sangat besar di saat karyawannya pensiun. Karena hal itu dapat mengganggu arus kas atau cash flow perusahaan. Akan lebih baik perusahaan mulai mencicil secara berkala kewajiban yang harus dibayarkan kepada pekerja dari sejak dini.

Kehadiran berbagai macam layanan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) oleh berbagai lembaga keuangan ditujukan untuk membantu membuat masa tua kamu berjalan lebih indah. Di Indonesia DPLK diselenggarakan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa.

Jika kamu ingin merencanakan keuangan, untuk persiapan dana hari tua, kamu dapat menggunakan JojoExpense kelola keuangan kamu tanpa batas tempat dan waktu. JojoExpense memberi kamu akses mudah menuju keuangan perusahaan kamu tidak peduli tempat dan waktu. Semuanya tergantung pada kamu karena kamu yang berkuasa soal manajemen finansial kamu sendiri. Ketika kamu sudah duduk di meja kamu bisa fokus sepenuhnya pada tugas-tugas penting dan serahkan manajemen sampingan pada proses otomatis.